Selasa, 24 Maret 2009

Arus Teknologi Pertanian Perlu Dilakukan


Dalam rangka meningkatkan produksi padi Sumatera Barat diatas lima persen, salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu arus teknologi pertanian.

Salah satu arus teknologi pertanian yang dilakukan, dikatakan oleh Ir. Amdan Nur Kepala Balai Diklat Pertanian TPH Propinsi Sumatera Barat saat pembukaan pelatihan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP), senin 23 Februari 2009 di Balai Diklat Penyuluh Pertanian Bandar Buat Kota Padang yaitu melakukan revitalisasi penyuluh pertanian.

Ir. Amdan Nur menjelaskan, revitalisasi penyuluh pertanian diperlukan karena menyangkut beberapa aspek diantaranya aspek kelembagaan, aspek ketenagaan, aspek penyelenggaraan dan aspek pendanaan.

Salah satu bentuk revitalisasi penyuluh pertanian yaitu THLTBPP Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian yang hari ini dilakukan. Tutur Amdan Nur.

Perekrutan tenaga penyuluh ini dirasa perlu karena kebutuhan tenaga penyuluh di Propinsi Sumatera Barat sekitar tujuh puluh ribu orang. Namun yang baru terealisasi sekitar dua puluh enam ribu tenaga penyuluh. Artinya masih terdapat kekurangan penyuluh pertanian di Sumatera Barat sekitar empat puluh empat ribu tenaga penyuluh.

Agustiar SP selaku ketua panitia penyelenggara menuturkan, Pelatihan untuk rekrut THLTBPP tahun 2009 untuk wilayah Sumatera Barat pesertanya berjumlah tiga ratus empat puluh tiga orang, yang di rekrut oleh bagian Sumber Daya Manusia dinas Pertanian Pusat. Pelaksanaannya kewenangannya di kelola oleh Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Medan.

Tambah Agustiar SP lagi. Pelaksanaan pelatihannya di lakukan di tiga tempat. Pertama Badan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten 50 Kota dengan jumlah peserta seratus dua puluh orang yang dimulai pada tanggal 16 sampai 17 februari 2009, disusul UPTD Balai Diklat Bukittinggi dengan jumlah peserta seratus tiga orang yang dimulai pada tanggal 17 hingga 18 februari 2009 dan diakhiri Balai Diklat Pertanian Bandar Buat dengan jumlah peserta seratus dua puluh orang yang dimulai pada tanggal 23 hingga 24 februari 2009.

Untuk pelatihan di Balai Diklat Pertanian Bandar Buat Kota Padang, tutur Agustiar lagi. Nantinya akan ditempatkan di empat Kabupaten yaitu Kabupaten Pesisir Selatan empat puluh orang, Padang Pariaman tiga puluh orang, Pasaman Barat tiga puluh orang, Solok Selatan delapan belas orang dan kepulauan mentawai dua orang. Penempatannya tersebut akan ditentukan oleh Dinas Pertanian kabupaten masing – masing.

Hingga diawal terselenggaranya acara Diklat ini, belum ditemukan kendala yang berarti. Namun kendala yang dirasa, diantara beberapa peserta diklat syarat-syarat administrasi masih belum dilengkapi. Agustiar memberitahukan, agar beberapa peserta diklat yang kurang lengkap administrasinya, supaya melengkapi syarat administrasi di akhir diklat. »»Anton

Tidak ada komentar:

Obrolan

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x